Penerbit
 
Bisa Dibantu?

Phone & Text

 
Selamat Menikmati

Bookmark and Share

 
Belanja Anda
0 item
 

"Buku Fiqih Shalat"

"Buku Fiqih Shalat"
Klik untuk memperbesar
Harga: Rp 130,000
Persediaan: Tersedia
Model: Hardcover
Penerbit/Produsen: Media Tarbiyah
Rating rata-rata: Belum dirating

Pustaka Ilmu
-
Bismillah...

Buku "Fiqih Shalat, Berdasarkan Al Qur’an dan As-Sunnah (Edisi Lengkap dari A sampai Z), Edisi Revisi"

Penulis: Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Shalat merupakan sarana hubungan antara hamba dengan Rabb-nya Subhanahu wa Ta'ala yang wajib dilaksanakan lima waktu sehari semalam, dan pelaksanaan nya harus sesuai petunjuk Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam, sebagaimana sabda Beliau, "Shalatlah, sebagaimana kalian melihat aku shalat “ (HR. Al Bukhari No : 631,6008,7246, dan selainnya)

Telah kita ketahui, bahwa dalam ajaran Islam ,syarat mutlak diterimanya suatu amalan ibadah oleh Allah Azza wa Jalla ada dua:
1. Ikhlas karena Allah Ta'ala semata.
2. Ittiba' (mengikuti contoh) Rasulullah shallallaahu 'alayhi wa sallam.

Tentang ikhlas karena Allah Ta'ala, maka masalah ini dibahas oleh para Ulama tauhid dan 'aqidah. Sedangkan masalah ittiba' (mengikuti contoh) Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam dibahas oleh para Ulama fiqih. Lawan dari ikhlas adalah syirik, sedangkan lawan dari mutaba'ah /ittiba adalah bid'ah.

Oleh karenanya, barangsiapa yang mengikuti contoh Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam tanpa keikhlasan maka ibadahnya tidak sah, berdasarkan firman Allah Ta'ala dalam hadits Qudsi: "Aku tidak butuh kepada semua sekutu. Barangsiapa beramal dengan mempersekutukan-Ku dengan yang lain, maka Aku biarkan dia bersama sekutunya.” (Hadits Shahih, diriwayatkan oleh Muslim No. 2985 dan Ibnu Majah No. 4202, dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu).

Dan barangsiapa yang iklas karena Allah Subhanahu wa Ta'ala, tetapi tidak mengikuti contoh Rasullullah shallallahu 'alaihi wa sallam maka ibadahnya tertolak, berdasarkan sabda Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam, "Barangsiapa beramal tanpa adanya tuntunan dari kami, maka amalan tersebut tertolak.” (Hadits Shahih, diriwayatkan oleh Al-Bukhari No. 2697, Muslim No. 1718, dan Ahmad VI/146,180,256, dari 'Aisyah radhiyallaahu'anha)


Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Sesungguhnya ada seorang laki-laki yang mengerjakan shalat selama enam puluh tahun, tetapi tidak ada satu shalat pun yang diterima darinya. Barangkali ia menyempurnakan ruku', tetapi tidak menyempurnakan sujud, dan menyempurnakan sujud, tetapi tidak menyempurnakan ruku'.” (Hadits Hasan, diriwayatkan oleh Al-Ashbahani 236/2, dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Hadits ash-Shahihah No. 2535)

Shalat merupakan amalan yang pertama dihisab pada hari Kiamat. Sebagaimana Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Amal seorang hamba yang pertama kali dihisab pada hari Kiamat adalah shalat, apabila shalatnya baik maka baik pula seluruh amalnya dan apabila shalatnya rusak maka rusak pula seluruh amalnya “ (Hadits Shahih, diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dalam Al-Mu'jamul Ausath 11/512, No. 1880, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallaahu'anhu, dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Hadits ash-Shahihah No. 1358).

Oleh karena itu, wajib bagi setiap individu muslim untuk belajar (kembali) tuntunan dan tata cara shalat yang benar-benar sesuai dengan sholat yang dicontohkan Rasullullah shalallahu 'alayhi wa sallam

Selama ini mungkin sebagian dari muslimin masih beramal sholat dengan amalan shalat yang dia pelajari ketika kecil dulu (yang masih banyak kesalahan disana sini), yang lebih celaka lagi amalan salah ini masih dia lakukan sampai sekarang ini.


Sungguh rugi muslimin semacam ini, ketika dia hidup di zaman sekarang ini dimana kita hidup yang Allah mudahkan segala media tersebar mudah didapatkan dan waktu luang serta kesehatan yang Allah berikan untuk menuntut ilmu agama yg benar dan shahih, namun tidak memanfaatkan kesempatannya dengan baik. Entah apa yang akan dijawab kelak dihadapan Allah Azza wa Jalla ketika manusai ditanya tentang sholatnya yang masih salah dan rusak disana sini, padahal selama didunia Allah sudah memudahkan untuknya, Allahul musta'an.

Inilah buku Fikih Shalat yang menjelaskan Shalat sebagai rukun Islam kedua, yang meliputi pembahasan :
1. Sifat wudhu Rasulullah
2. Mengusap khuf dan tayammum
3. Kedudukan dan keutamaan shalat
4. Definisi dan pembagian shalat
5. Wajibnya Shalat yang lima waktu dan hukum bagi yang meninggalkannya
6. Syarat, rukun, wajib, sunnah, mubah dan maksruh di dalam amalan sholat
7. Shifat shalat Rasulullah dari takbir hingga salam
8. Shalat-shalat sunnah
9. Sujud tilawah, sujud syukur dan sujud sahwi
10. Fiqih shalat berjamaah
11. Shalat bagi musafir
12. Shalat jumat
13. Shalat dua hari raya
14. Shalat khauf
15. Shalat jenazah , serta
16. Nasehat untuk seluruh kaum muslim

Tebal 420 halaman. (Hardcover)

Harga Rp 130,000

NB: Harga diluar ongkos kirim

Pemesanan/Order: +62-815-825-3555

Barakallahu fiykum
-
 

Tulis Ulasan
Nama anda:


Review Anda: Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Masukkan kode di dalam kotak di bawah ini:

"Buku Fiqih Shalat"
Klik untuk memperbesar
My Great Web page